Penaja
Memaparkan catatan dengan label cinta. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label cinta. Papar semua catatan
12.6.13
SEMUA TENTANG KAMU
Kamu yang dulu selalu memperhatikan aku...
Kamu yang dulu selalu mengigatkan ku...
Saat aku terlarut dalam kebahagiaan...
kamu yang dulu slalu mengarahkan ku...
Saat aku kehilangan arah...
Kamu yang dulu slalu membuat kuterseyum..
Di saat aku terlarut dalam kepedihan...
Tapi...
Mengapa kini kau tinggalkan ku di sini sendiri...
Kini hanya sebuah kenangan di masa lalu ku...
Aku hanya bisa menerima semua kenyataan ini...
Kini aku hanya bisa menyesali apa yang telah terjadi...
Jika aku dapat memutar waktu kembali.
Aku ingin mengulang semua cerita cinta tentang kita.
Cerita yang menceritakan saat kita bersama.
Melukis indahnya dunia.
Tapi...
Kini aku hanya bisa mengigat mu...
Disaat aku merindukan mu...
Aku hanya bisa terseyum..
Walaupun hati ini sakit...
Disaat aku melihat mu...
Bergandengan tangan dengannya.
Aku hanya bisa menangisi semua ini...
Saat aku teringat dengan wajah mu..
Di sini aku sendiri.
Di sana kau berdua.
Di sini aku menangis.
Di sana kau bahagia.
Oleh Sri Suratri Nurjanati
6.10.12
Kerinduanku padanya
Esok ketika kau terjaga
Ceritakan padaku tentang taman bunga kita
Tentang dua hati yang lebur jadi satu
Tentang matahari keabadian yang ingin kutelan waktu
Agar aku segera membelai wajahmu
Membiarkanmu bersandar di bahuku
Berbagi kegelisahan dan keresahan
Mengurai beban yang menggantung
Merasai detak jantung merangkak perlahan
Tentang kerinduan yang terus menggelora
Tentang cinta yang tanpa jeda
Tentang sejuta kupu-kupu kerinduan..
Ingin kutelan waktu
Agar aku bisa segera membelai wajahmu
Membiarkanmu bersandar di bahuku
Berbagi kegelisahan dan keresahan
Mengurai beban yang menggantung
Merasai detak jantungku ..
harus apa lagi yang kulakukan
untuk pertahankan cinta kita
perhubungan jarak jauh memisahkan kita
hanya kerinduan suaramu
menatap wajahmu.
Celine Everlasting
PuspaFM
Ceritakan padaku tentang taman bunga kita
Tentang dua hati yang lebur jadi satu
Tentang matahari keabadian yang ingin kutelan waktu
Agar aku segera membelai wajahmu
Membiarkanmu bersandar di bahuku
Berbagi kegelisahan dan keresahan
Mengurai beban yang menggantung
Merasai detak jantung merangkak perlahan
Tentang kerinduan yang terus menggelora
Tentang cinta yang tanpa jeda
Tentang sejuta kupu-kupu kerinduan..
Ingin kutelan waktu
Agar aku bisa segera membelai wajahmu
Membiarkanmu bersandar di bahuku
Berbagi kegelisahan dan keresahan
Mengurai beban yang menggantung
Merasai detak jantungku ..
harus apa lagi yang kulakukan
untuk pertahankan cinta kita
perhubungan jarak jauh memisahkan kita
hanya kerinduan suaramu
menatap wajahmu.
Celine Everlasting
PuspaFM
MADAH RINDU
Hiaskan hariku dgn bicara cintamu
Agar tak sepi jiwaku
Temani tiap saatku kasihmu
Agar tak suram senyum di wajahku
Jangan biar memori indah berlalu
Usah diundang tangisanku
Hentikanlah kegundahanku
Kerna ku tak mahu terseksa merindumu.
Ann Kay
PuspaFM
Agar tak sepi jiwaku
Temani tiap saatku kasihmu
Agar tak suram senyum di wajahku
Jangan biar memori indah berlalu
Usah diundang tangisanku
Hentikanlah kegundahanku
Kerna ku tak mahu terseksa merindumu.
Ann Kay
PuspaFM
4.10.12
GENCATAN RINDU
Jika ada yang bertanya tentang hati
katakan saja hati ini telah mati
sebab nadinya telah pun terpasung
ke rahang jiwamu yang kosong
tak pernah pun awak memohon pergi
ketika aku masih mendambakan janji.
Jika ada yang bertanya tentang erti
katakan saja erti ini tidak pasti
lantaran terlalu lama aku menanti
nanum sesat dalam ombak sangsi
tak pernah pun kita seia sekata
asyik bersengketa skala masa.
Selaut rindu kini telah susut
kesetiaan semakin sesat di teluk
mencari pantai damai untuk bersantai
berkhemah dengan impian longlai
dalam diri masih mencari bayanganmu
awak sentiasa menjadi tetamu senjaku.
IDANRADZI
Jenaris Kajang.
tak pernah pun awak memohon pergi
ketika aku masih mendambakan janji.
Jika ada yang bertanya tentang erti
katakan saja erti ini tidak pasti
lantaran terlalu lama aku menanti
nanum sesat dalam ombak sangsi
tak pernah pun kita seia sekata
asyik bersengketa skala masa.
Selaut rindu kini telah susut
kesetiaan semakin sesat di teluk
mencari pantai damai untuk bersantai
berkhemah dengan impian longlai
dalam diri masih mencari bayanganmu
awak sentiasa menjadi tetamu senjaku.
IDANRADZI
Jenaris Kajang.
TERLERAI SUDAH SEBUAH IKATAN...
Ingin aku menahan perjalananmu
tapi aku tahu aku tiada kemampuan untuk menghalangnya..
Apa yg berlaku bukalah kehendak aku
Tapi dah tersurat apa yg tertulis...
AKU TAHU...
Agak sukar untuk aku terima kenyaaan ini
air mataku berderai bagikan air hujan menyembah bumi di kala kau melafaskan kata putus untuk melepaskan aku...
Kerana egoku, kuturutkan walaupun hati ini berat ingin melepaskan..
AKU TAHU...
kau pun terluka sepertiku
Kau kecewa sepertiku jugak
Hati kau hancur sepertiku jugak..Tapi semuanya sudah terlambat
Kerana permainan ciptaan kau telah memakan diri sendiri..
telah menghancurkan mahligai yg terbina 11 tahun...
AKU TAHU...
kau menangis pada hari tu
aku pun tahu timbul penyesalan dalam dirimu
Tapi sudah terlambat...
kau telah rampas kepercayaanku
kau telah hancurkan hati...
Kadangkala aku benci mengakuinya
walaaupun kita sudah berpisah
hatiku tetap ingat pada kau
aku selalu bertanya dalam hati
"ADAKAH KAU INGAT PADAKU"..
Aku pasrah dengan ketentuan Ilahi..
Walaupun kini hanya ada bayanganmu
bayangmu yang selalu hadir di depanku
menghadirkan kenangan suka duka
Kenangan yang tidak mungkin kulupa
seakan terpatri di hatiku....
AKU DOA DIA TEMUI APA YG DICARI DALAM KEHIDUPAN INI..
AKU AKAN TERUSKAN HIDUP INI SELAGI BERNYAWA..
Ingin aku menahan perjalananmu
tapi aku tahu aku tiada kemampuan untuk menghalangnya..
Apa yg berlaku bukalah kehendak aku
tapi aku tahu aku tiada kemampuan untuk menghalangnya..
Apa yg berlaku bukalah kehendak aku
Tapi dah tersurat apa yg tertulis...
AKU TAHU...
Agak sukar untuk aku terima kenyaaan ini
air mataku berderai bagikan air hujan menyembah bumi di kala kau melafaskan kata putus untuk melepaskan aku...
Kerana egoku, kuturutkan walaupun hati ini berat ingin melepaskan..
AKU TAHU...
kau pun terluka sepertiku
Kau kecewa sepertiku jugak
Hati kau hancur sepertiku jugak..Tapi semuanya sudah terlambat
Kerana permainan ciptaan kau telah memakan diri sendiri..
telah menghancurkan mahligai yg terbina 11 tahun...
AKU TAHU...
kau menangis pada hari tu
aku pun tahu timbul penyesalan dalam dirimu
Tapi sudah terlambat...
kau telah rampas kepercayaanku
kau telah hancurkan hati...
Kadangkala aku benci mengakuinya
walaaupun kita sudah berpisah
hatiku tetap ingat pada kau
aku selalu bertanya dalam hati
"ADAKAH KAU INGAT PADAKU"..
Aku pasrah dengan ketentuan Ilahi..
Walaupun kini hanya ada bayanganmu
bayangmu yang selalu hadir di depanku
menghadirkan kenangan suka duka
Kenangan yang tidak mungkin kulupa
seakan terpatri di hatiku....
AKU DOA DIA TEMUI APA YG DICARI DALAM KEHIDUPAN INI..
AKU AKAN TERUSKAN HIDUP INI SELAGI BERNYAWA..
AKU TAHU...
Agak sukar untuk aku terima kenyaaan ini
air mataku berderai bagikan air hujan menyembah bumi di kala kau melafaskan kata putus untuk melepaskan aku...
Kerana egoku, kuturutkan walaupun hati ini berat ingin melepaskan..
AKU TAHU...
kau pun terluka sepertiku
Kau kecewa sepertiku jugak
Hati kau hancur sepertiku jugak..Tapi semuanya sudah terlambat
Kerana permainan ciptaan kau telah memakan diri sendiri..
telah menghancurkan mahligai yg terbina 11 tahun...
AKU TAHU...
kau menangis pada hari tu
aku pun tahu timbul penyesalan dalam dirimu
Tapi sudah terlambat...
kau telah rampas kepercayaanku
kau telah hancurkan hati...
Kadangkala aku benci mengakuinya
walaaupun kita sudah berpisah
hatiku tetap ingat pada kau
aku selalu bertanya dalam hati
"ADAKAH KAU INGAT PADAKU"..
Aku pasrah dengan ketentuan Ilahi..
Walaupun kini hanya ada bayanganmu
bayangmu yang selalu hadir di depanku
menghadirkan kenangan suka duka
Kenangan yang tidak mungkin kulupa
seakan terpatri di hatiku....
AKU DOA DIA TEMUI APA YG DICARI DALAM KEHIDUPAN INI..
AKU AKAN TERUSKAN HIDUP INI SELAGI BERNYAWA..
TERKUBUR RINDU
Setiap langkah kaki terarah
Bagai terus ditusuk sembilu
Tetap digagah walaupun parah
Hingga sampai kehujung waktu
Merangkak dipalu bertalu-talu
Rebah bangun menahan rindu
Setia menanti kapankan bertemu
Jalan pengakhiran buat diriku
Cuba dibunuh perasaan rindu
Namun masih tidak termampu
Tiada kata terkunci membisu
Terpendam beku di dalam kalbu
Kesepian melanda ditinggal begitu
Tanpa dirujuk satu persatu
Terhukumlah diri tanpa restu
Tiada pembelaan mampu diaju
Kesepian ditemani manik syahdu
Berguguran terus satu persatu
Tanpa dipinta jadi begitu
Terlerailah kasih tanpa kerelaanku
Terlerai kasih begitu syahdu
Pengakhiran kalam di hujung nyawaku
Usah dikenang biarlah berlalu
Segalanya terkubur bersama rindu
Setiap langkah kaki terarah
Bagai terus ditusuk sembilu
Tetap digagah walaupun parah
Bagai terus ditusuk sembilu
Tetap digagah walaupun parah
Hingga sampai kehujung waktu
Merangkak dipalu bertalu-talu
Rebah bangun menahan rindu
Setia menanti kapankan bertemu
Jalan pengakhiran buat diriku
Cuba dibunuh perasaan rindu
Namun masih tidak termampu
Tiada kata terkunci membisu
Terpendam beku di dalam kalbu
Kesepian melanda ditinggal begitu
Tanpa dirujuk satu persatu
Terhukumlah diri tanpa restu
Tiada pembelaan mampu diaju
Kesepian ditemani manik syahdu
Berguguran terus satu persatu
Tanpa dipinta jadi begitu
Terlerailah kasih tanpa kerelaanku
Terlerai kasih begitu syahdu
Pengakhiran kalam di hujung nyawaku
Usah dikenang biarlah berlalu
Segalanya terkubur bersama rindu
Merangkak dipalu bertalu-talu
Rebah bangun menahan rindu
Setia menanti kapankan bertemu
Jalan pengakhiran buat diriku
Cuba dibunuh perasaan rindu
Namun masih tidak termampu
Tiada kata terkunci membisu
Terpendam beku di dalam kalbu
Kesepian melanda ditinggal begitu
Tanpa dirujuk satu persatu
Terhukumlah diri tanpa restu
Tiada pembelaan mampu diaju
Kesepian ditemani manik syahdu
Berguguran terus satu persatu
Tanpa dipinta jadi begitu
Terlerailah kasih tanpa kerelaanku
Terlerai kasih begitu syahdu
Pengakhiran kalam di hujung nyawaku
Usah dikenang biarlah berlalu
Segalanya terkubur bersama rindu
LUAHAN HATI
Saat ini kusendiri....
meniti hari merajut harapan yang tak pasti
kulangkahkan kakiku....
menyusuri ranjau kehidupan yang penuh berliku
Ada rindu di kala hatiku mengingatimu
ada lintasan senyummu di saat ku memimpikanmu
ada bayang wajahmu di saat kulayangkan lamunanku
ada terdengar suaramu dalam setiap igauanku
Andai dirimu tahu perasaanku
kata hatiku....
betapa daku menyayangimu
betapa daku mencintaimu
dan betapa daku merinduimu
Adakah kau tahu....
duniaku seakan mati
bila dirimu tiada lagi di sisi
seperti pagi tanpa hadirnya sinar mentari
Evy Afendy
Tanah Merah, Kelantan
PuspaFm
Saat ini kusendiri....
meniti hari merajut harapan yang tak pasti
kulangkahkan kakiku....
meniti hari merajut harapan yang tak pasti
kulangkahkan kakiku....
menyusuri ranjau kehidupan yang penuh berliku
Ada rindu di kala hatiku mengingatimu
ada lintasan senyummu di saat ku memimpikanmu
ada bayang wajahmu di saat kulayangkan lamunanku
ada terdengar suaramu dalam setiap igauanku
Andai dirimu tahu perasaanku
kata hatiku....
betapa daku menyayangimu
betapa daku mencintaimu
dan betapa daku merinduimu
Adakah kau tahu....
duniaku seakan mati
bila dirimu tiada lagi di sisi
seperti pagi tanpa hadirnya sinar mentari
Evy Afendy
Tanah Merah, Kelantan
Ada rindu di kala hatiku mengingatimu
ada lintasan senyummu di saat ku memimpikanmu
ada bayang wajahmu di saat kulayangkan lamunanku
ada terdengar suaramu dalam setiap igauanku
Andai dirimu tahu perasaanku
kata hatiku....
betapa daku menyayangimu
betapa daku mencintaimu
dan betapa daku merinduimu
Adakah kau tahu....
duniaku seakan mati
bila dirimu tiada lagi di sisi
seperti pagi tanpa hadirnya sinar mentari
Evy Afendy
Tanah Merah, Kelantan
PuspaFm
MEMORI RINDUKU...
Dalam hati ini masih ada rindu
Diriku sepi tanpa cinta
Menciptakan musim rindu dalam hidupku
Inilah takdir cinta
Untuk berbicara denganmu
Aku menjadi kelu... bisu...
Bagaimana untuk aku ertikan rindu ini?
Menyampaikan sepatah kata rindu yang bersemi
Ku renung potret lakaran kasih kita
Disaat cinta kita bersemi
Kalimah cintamu mendayu dipendengaranku
Tapi cumalah ungkapan kristal berbunga batu
Mujurlah aku bukan seorang dendam pencinta
Cinta kau dan aku
Kan menjadi rahsia hatiku
Dan biarkan ia berlalu
Berlalu menjadi sebuah memori
Yang menghadirkan sejuta rasa dalam hidup ini...
Akimiashaily Fully Marbulie (aily)
Tanah Merah, Kelantan
PuspaFm
Dalam hati ini masih ada rindu
Diriku sepi tanpa cinta
Menciptakan musim rindu dalam hidupku
Inilah takdir cinta
Untuk berbicara denganmu
Aku menjadi kelu... bisu...
Bagaimana untuk aku ertikan rindu ini?
Menyampaikan sepatah kata rindu yang bersemi
Ku renung potret lakaran kasih kita
Disaat cinta kita bersemi
Kalimah cintamu mendayu dipendengaranku
Tapi cumalah ungkapan kristal berbunga batu
Mujurlah aku bukan seorang dendam pencinta
Cinta kau dan aku
Kan menjadi rahsia hatiku
Dan biarkan ia berlalu
Berlalu menjadi sebuah memori
Yang menghadirkan sejuta rasa dalam hidup ini...
Akimiashaily Fully Marbulie (aily)
Tanah Merah, Kelantan
Untuk berbicara denganmu
Aku menjadi kelu... bisu...
Bagaimana untuk aku ertikan rindu ini?
Menyampaikan sepatah kata rindu yang bersemi
Ku renung potret lakaran kasih kita
Disaat cinta kita bersemi
Kalimah cintamu mendayu dipendengaranku
Tapi cumalah ungkapan kristal berbunga batu
Mujurlah aku bukan seorang dendam pencinta
Cinta kau dan aku
Kan menjadi rahsia hatiku
Dan biarkan ia berlalu
Berlalu menjadi sebuah memori
Yang menghadirkan sejuta rasa dalam hidup ini...
Akimiashaily Fully Marbulie (aily)
Tanah Merah, Kelantan
PuspaFm
KASIH TERLERAI
Remuk redam jiwa tersiksa
Kasih yang dibena terlerai jua
Hancur berderai tak mampu dibina
Terkubur kebahagian buat selama-lamanya
Tergamak sungguh kau buat begini
Kau persiakan diriku tidak dihargai
Segala pengorbanan ku sudah kau lupai
Angkara Si Dia musnahlah kebahagian ku ini
Segala janji mu telah kau mungkiri
Ingin bersamaku sehidup semati
Kini hanya tinggal segala janji
Hilang kepercayaanku hingga kemati
Usahlah kau rayu pada diriku ini
Pintu kasih ku tertutup kini
Tak akan ku izinkan kau mengetuk lagi
Kerana ku tak sanggup merana lagi
Hati yang hancur cuba ku ubati
Walaupun bisa tetap ku gagahi
Ku bermohon pada-MU wahai Ilahi
Agar ku bisa menapak kembali
Berkat kesabaran itulah kunci
Dalam menghadapi kehidupan ini
Suria kebahagian pasti kan muncul lagi
Itulah harapanku pada-Mu Ya Rabbi....
Remuk redam jiwa tersiksa
Kasih yang dibena terlerai jua
Hancur berderai tak mampu dibina
Kasih yang dibena terlerai jua
Hancur berderai tak mampu dibina
Terkubur kebahagian buat selama-lamanya
Tergamak sungguh kau buat begini
Kau persiakan diriku tidak dihargai
Segala pengorbanan ku sudah kau lupai
Angkara Si Dia musnahlah kebahagian ku ini
Segala janji mu telah kau mungkiri
Ingin bersamaku sehidup semati
Kini hanya tinggal segala janji
Hilang kepercayaanku hingga kemati
Usahlah kau rayu pada diriku ini
Pintu kasih ku tertutup kini
Tak akan ku izinkan kau mengetuk lagi
Kerana ku tak sanggup merana lagi
Hati yang hancur cuba ku ubati
Walaupun bisa tetap ku gagahi
Ku bermohon pada-MU wahai Ilahi
Agar ku bisa menapak kembali
Berkat kesabaran itulah kunci
Dalam menghadapi kehidupan ini
Suria kebahagian pasti kan muncul lagi
Itulah harapanku pada-Mu Ya Rabbi....
Tergamak sungguh kau buat begini
Kau persiakan diriku tidak dihargai
Segala pengorbanan ku sudah kau lupai
Angkara Si Dia musnahlah kebahagian ku ini
Segala janji mu telah kau mungkiri
Ingin bersamaku sehidup semati
Kini hanya tinggal segala janji
Hilang kepercayaanku hingga kemati
Usahlah kau rayu pada diriku ini
Pintu kasih ku tertutup kini
Tak akan ku izinkan kau mengetuk lagi
Kerana ku tak sanggup merana lagi
Hati yang hancur cuba ku ubati
Walaupun bisa tetap ku gagahi
Ku bermohon pada-MU wahai Ilahi
Agar ku bisa menapak kembali
Berkat kesabaran itulah kunci
Dalam menghadapi kehidupan ini
Suria kebahagian pasti kan muncul lagi
Itulah harapanku pada-Mu Ya Rabbi....
20.9.12
Permintaan
Buat kau yang pernah aku panggil cinta,
di sini aku datang,
duduk melutut
memohon
meminta
agar kau pulangkan kembali hati yang pernah aku beri dahulu
Aku datang,
penuh hormat,
penuh hina
memulangkan kembali sisa hati mu
yang masih ada padaku
setelah kau ragut kembali hati yang pernah kau beri padaku dahulu
Sisa hatimu ini juga
sudah membusuk,
sudah tidak sudi
sudah tidak mahu lagi dia kepada aku
Buat kau yang pernah aku panggil cinta,
pulangkanlah kembali hati aku
walau bukan dengan penuh hemah
biarlah aku yang datang menyembah
meminta hati ku yang sudah hampir tidak bernyawa
yang sudah buruk penuh parut dan luka
hati aku yang sudah lelah
Walau dulu
kau yang datang dengan penuh cinta
penuh suka
meminta hatiku untuk kau jaga
Biarlah aku melutut di sini,
memujuk meminta hati aku kembali
Wahai engkau yang pernah aku panggil cinta
Pulangkanlah kembali hatiku
biar aku rawat lukanya,
biar aku hilangkan parutnya
Kerana
Tidak aku mampu hidup tanpa hati
untuk aku pergi mencari
Cinta Tuhanku yang lebih abadi.
.
mireya
di sini aku datang,
duduk melutut
memohon
meminta
agar kau pulangkan kembali hati yang pernah aku beri dahulu
Aku datang,
penuh hormat,
penuh hina
memulangkan kembali sisa hati mu
yang masih ada padaku
setelah kau ragut kembali hati yang pernah kau beri padaku dahulu
Sisa hatimu ini juga
sudah membusuk,
sudah tidak sudi
sudah tidak mahu lagi dia kepada aku
Buat kau yang pernah aku panggil cinta,
pulangkanlah kembali hati aku
walau bukan dengan penuh hemah
biarlah aku yang datang menyembah
meminta hati ku yang sudah hampir tidak bernyawa
yang sudah buruk penuh parut dan luka
hati aku yang sudah lelah
Walau dulu
kau yang datang dengan penuh cinta
penuh suka
meminta hatiku untuk kau jaga
Biarlah aku melutut di sini,
memujuk meminta hati aku kembali
Wahai engkau yang pernah aku panggil cinta
Pulangkanlah kembali hatiku
biar aku rawat lukanya,
biar aku hilangkan parutnya
Kerana
Tidak aku mampu hidup tanpa hati
untuk aku pergi mencari
Cinta Tuhanku yang lebih abadi.
.
8.8.12
Puisi Cintaku Datang Tanpa Sepucuk Kabar
Setitik bintang kupandang dari kejauhan…
Renungi malam ditengah kesunyian…
Aku tersenyum tersipu malu di depan rembulan…
Apakh ini cinta…?
Serasa dunia milik kita berdua…
Hati ini seolah bertaburkan sejuta bunga…
Hati ini seolah tertusuk setitik jarum cinta..
Kau bawaku terdampar di tepi cinta…
Kau buatku tenggelam dalam genangan cinta…
Kau ikatku dalam lingkar tali cinta…
Ketika ku berada didekat dikau sayang…
Jantung seolah berdegup lebih kencang…
Ketika kau genggam tanganku erat…
Darahku serasa mengalir lebih cepat…
Oh sayang…
Dalam bayang hanya kamu seorang…
Kau bawa hatiku terbang melayang…
Menari riang bersama bintang…
Berdendang bersama kunang kunang…
Oh cinta…
Suatu anugrah dari sang kuasa…
Yang selalu datang secara tiba – tiba…
Oh cinta…
Buatku seolah tak berdaya…
Buatku merasa paling sempurna…
Tak sanggup lagi tuk aku menahan…
Suatu rasa nan menekan perasaan..
Kau buat pipiku tampak merah merona…
Kau buatku hingga tergila-gila…
Karya : Deanofa chymeigionino egiers
Renungi malam ditengah kesunyian…
Aku tersenyum tersipu malu di depan rembulan…
Apakh ini cinta…?
Serasa dunia milik kita berdua…
Hati ini seolah bertaburkan sejuta bunga…
Hati ini seolah tertusuk setitik jarum cinta..
Kau bawaku terdampar di tepi cinta…
Kau buatku tenggelam dalam genangan cinta…
Kau ikatku dalam lingkar tali cinta…
Ketika ku berada didekat dikau sayang…
Jantung seolah berdegup lebih kencang…
Ketika kau genggam tanganku erat…
Darahku serasa mengalir lebih cepat…
Dalam bayang hanya kamu seorang…
Kau bawa hatiku terbang melayang…
Menari riang bersama bintang…
Berdendang bersama kunang kunang…
Oh cinta…
Suatu anugrah dari sang kuasa…
Yang selalu datang secara tiba – tiba…
Oh cinta…
Buatku seolah tak berdaya…
Buatku merasa paling sempurna…
Tak sanggup lagi tuk aku menahan…
Suatu rasa nan menekan perasaan..
Kau buat pipiku tampak merah merona…
Kau buatku hingga tergila-gila…
Karya : Deanofa chymeigionino egiers
12.9.11
Iklan Cinta
Cinta putihku terkena bercak-bercak noda,ketika waktu tak jua ada perjumpaan,
ketika jarak tak jua menjanjikan kedekatan,
ketika kenyataan semakin menjauhkan diri.
Maka kurendam cintaku dalam detergen kata hati
kemudian kubilas dengan kucekan perasaan,
kukeringkan di atas jemuran kenyataan,
hasilnya adalah cinta yang cemerlang.
Kuseterika dan kusimpan dalam lemari perjalanan.
Suatu saat nanti, akan kupersembahkan untuk seseorang.
~ satiyo bardono
Langgan:
Catatan (Atom)