Penaja

23.1.12

SAJAK: HANYA TINGGAL MENGHARAP


menikmati waktu manis dari sekuntum mawar
yang telah lupa
maka hati pun terus dihinggapi rama-rama kegembiraan
seperti suara azan bertalu-talu petanda sudah masuk waktu solat
kemudian tampaklah beberapa orang yang bergegas ke surau
seperti didorong oleh rindu melangit
engkaukah itu?

kini aku bersama sepi seperti pelita yang ditinggalkan nyala di sudut
hanya tinggal mengharap bahwa besok kan datang bersama kereta
membawa sekelompok kebahagiaan bagi hidup
dan nasib tercermin pada kebun hijau yang subur
penuh dengan kembang-kembang harum
penuh dengan buah-buah ranum
sesedap ucapan salam yang sering kauucapkan
bukankah itu penguat ikatan tali silaturrahim?


Karya,

Mohd Adid Ab Rahman
pada pada 8hb Januari 2012 pukul 7.17 ptg
[tersiar di MEDIA TERKINI edisi 15 Januari, 2012]